Seputar PMI

PMI Kabupaten Lumajang Tingkatkan Kesiapsiagaan Siswa melalui Sosialisasi Kebencanaan

Gambar Berita
Lumajang – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang terus berkomitmen dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menghadapi potensi bencana. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi kebencanaan kepada siswa yang dilaksanakan di SDN 2 Wonokerto, TK Dharma Wanita Wonokerto, serta SMP Satu Atap Gucialit.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya PMI Kabupaten Lumajang untuk menanamkan pemahaman tentang kebencanaan sejak dini. Para siswa diberikan edukasi mengenai berbagai potensi bencana, langkah-langkah kesiapsiagaan, serta tindakan yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diajak untuk memahami pentingnya mengenali lingkungan sekitar dan mengetahui jalur maupun tempat yang aman ketika terjadi kondisi darurat. Materi disampaikan dengan metode yang menyesuaikan usia peserta sehingga dapat lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui sosialisasi ini, PMI Kabupaten Lumajang berharap para siswa tidak hanya memiliki pengetahuan mengenai bencana, tetapi juga mampu menjadi bagian dari upaya membangun budaya kesiapsiagaan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Kegiatan sosialisasi dan edukasi kebencanaan kepada siswa sebagai upaya meningkatkan pengetahuan serta kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Kegiatan dilaksanakan oleh PMI Kabupaten Lumajang dengan peserta dari SDN 2 Wonokerto, TK Dharma Wanita Wonokerto, dan SMP Satu Atap Gucialit.
Kegiatan dilaksanakan dalam rangka edukasi dan peningkatan kesiapsiagaan bencana bagi peserta didik.
Sosialisasi dilaksanakan di SDN 2 Wonokerto, TK Dharma Wanita Wonokerto, dan SMP Satu Atap Gucialit, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai potensi bencana serta membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi situasi darurat.
Sosialisasi dilakukan melalui penyampaian materi edukasi kebencanaan secara interaktif dan disesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Siswa diberikan pemahaman mengenai pengenalan risiko bencana, kesiapsiagaan, serta tindakan yang tepat sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana.

Sekretaris sekaligus Kepala Markas PMI Kabupaten Lumajang, Nurhadi Santoso, mengapresiasi gerak cepat para relawan di lapangan yang terus konsisten menyebarkan virus kebaikan di momen perayaan hari jadi PMI ini.
"Harapannya, anak-anak sejak dini memahami ancaman bencana dan cara menyelamatkan diri sendiri dan keluarga. Melalui kolaborasi dengan lembaga pendidikan ini, kami ingin menanamkan edukasi kebencanaan agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tetap peduli dan siap untuk bergerak bersama," ungkap Nurhadi penuh harap.

Melalui kegiatan ini, PMI Kabupaten Lumajang berharap edukasi kebencanaan dapat terus dikembangkan di lingkungan pendidikan sehingga tercipta generasi muda yang peduli, tanggap, dan siap menghadapi bencana.

Penulis : Lucky
Editor : Lucky